This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Saham. Show all posts
Showing posts with label Saham. Show all posts

Thursday, March 21, 2013

Cara Mengenali Saham Gosong Dengan MetaStock Lengkap

Cara Mengenali Saham Gosong Dengan MetaStock Lengkap - Cara mudah mengamati dan mengindentifikasi saham gorengan adalah dengan menggunakan MetaStock. Dalam bermain saham. Software ini memang sangat amat dibutuhkan dan menjadi keharusan untuk memilikinya. Banyak sekali keuntungan dan kemudahan yang diberikan Metastock. Salah satu nya adalah memudahkan kita dalam mengidentifikasi suatu saham itu termasuk saham gorengan yang bisa bikin gosong portfolio.

Jadi sebelum memutuskan akan buy atau tidak suatu saham, sebaiknya cek dulu bid-offernya melalui order book dan chartnya melalui MetaStock. Supaya tidak terjebak ke dalam saham gorengan yang bisa menguras dana kita.

Untuk memulai identifikasi saham gorengan “gosong” tersebut, buka chart saham melalui MetaStock. Dalam penjelasan ini, untuk mempermudah identifikasi akan digunakan tampilan yang sesuai dengan template yang digunakan oleh INVESTIUM seperti yang ada pada CD Data Saham BEI, yaitu :

a. Tampilan sudah dalam bentuk candle stick berwarna hijau dan merah,

b. Disertai dengan MA5, MA21, MA100 dan MA200.

c. Volume sudah dalam format value transaksi (nominal rupiah, bukan lembar saham) dan dilengkapi MA90.

d. Ditambah adanya Relative Strength Comparative yang membandingkan kinerja suatu saham dengan kinerja indeks BEI.

Sebagai contoh, dipilih saham VRNA supaya klop dengan postingan sebelumnya.
Berikut tampilan chart VRNA :

Dari chart tsb, beberapa hal bisa digunakan sebagai identifikasi atau tanda2 dari saham gorengan gosong, yaitu sbb :

1. Secara historis, terlihat bahwa VRNA termasuk saham yang sangat volatile yaitu bisa naik tinggi atau turun tinggi dalam satu hari. Bisa dilihat dari bentuk chandle stick yang tinggi/panjang (long candlestick).

2. Dari chart untuk periode tahun 2009 sd 2010, terlihat bentuk chart tidak rapih karena beberapa kali terbentuk formasi dimana long green candlestick diikuti oleh long red candlestick atau berarti di suatu saat VRNA diangkat sangat tinggi harganya kemudian keesokan harinya langsung dibanting. Namun dalam beberapa kasus terlihat bahwa di hari yang sama VRNA diangkat tinggi dulu baru dibanting, sehingga banyak memakan korban.

3. Dilihat dari trendnya, secara short/mid term terlihat bahwa VRNA ini cenderung bergerak sideways. Hal ini bisa dilihat lebih jelas dari bentuk garis Moving Average (MA) yang cenderung mendatar dan jika dilihat dari posisinya terhadap MA100, terlihat bahwa VRNA berada di sekitar MA 100. Ini berarti bahwa harga terakhir tidak berbeda jauh dengan harga rata2 selama 100 hari ke belakang.

4. Dari sisi likuiditas, dilihat dari chart value transaksi, terlihat bahwa VRNA termasuk saham yang kurang likuid karena biasanya total transaksi seringkali berada di bawah 1 Milyar Rupiah.

5. Dari chart value transaksi juga terlihat sering adanya fluktuasi secara tiba2. Yaitu tiba2 total value transaksi melonjak naik, jauh di atas MA90nya dan kemudian di beberapa hari selanjutnya bisa kembali sepi.
Dari beberapa point di atas bisa diambil kesimpulan bahwa saham gorengan “gosong” biasanya mempunyai ciri2 sbb :

1. Cenderung volatile.

2. Bentuk chart tidak rapih karena sering membentuk formasi long green candlestick diikuti oleh long red atau long leg red candle stick (candlestick yang berekor ke atas).

3. Cenderung bergerak sideways.

4. Termasuk ke dalam saham yang kurang atau tidak likuid.

5. Sering terjadi loncatan value transaksi scr tiba2 tetapi tidak berpengaruh banyak terhadap arah trading cahnnelnya.

Cara Menggunakan Stock Alert Yang Tepat


Cara Menggunakan Stock Alert Yang Tepat – Dalam memantau saham – saham yang breakout atau breakdown, penggunaan stock alert memang sudah menjadi kebutuhan bagi para investor. Keuntungan penggunaan Stock Alert yang tepat, dapat membawa kita kepada profit yang tinggi. Oleh karena itu, kali ini saya akan menyajikan cara menggunakan Stock alert dengan tapat dan strategis.

Stock Alert adalah tools yang bekerja secara real time pada saat market sedang berjalan untuk mendeteksi :
-Saham-saham yang MACD nya golden cross
-Saham-saham yang RSI nya over sold/over bought
-Saham-saham yang Bollinger Bands-nya breakout
-Titik pertama pembalikan arah trend Parabolic SAR 

Di dalam fasilitas online trading yang disediakan oleh beberapa sekuritas, terdapat fasilitas Stock Alert, biasanya ada di bagian / Menu Tools.

Stock Alert ini bisa sangat membantu dalam memonitor saham2 yang akan breakout atau breakdown, sehingga mata kita tidak harus selalu berada di depan monitor, tetapi kita tetap tidak kehilangan peluang dalam mengcollect saham2 breakout atau terlambat menjual saham2 breakdown.

Cara penggunaannya biasanya cukup mudah, yaitu tinggal tentukan kode saham yang akan dimonitor oleh stock alert ini kemudian tentukan harga yang akan dipantau.

Untuk saham2 breakout, pilih tanda >=, sehingga apabila harga saham menyentuh harga yang telah ditentukan, atau di atasnya, maka stock alert akan bunyi dan kita bisa mulai memonitor saham tsb.

Sedangkan untuk saham2 breakdown, pilih tanda <=, sehingga apabila harga saham menyentuh harga yang telah ditentukan, atau di bawahnya, maka stock alert akan bunyi dan kita bisa mulai memonitor saham tsb.

Tips : sebaiknya penentuan harga alert ditentukan 2 step / fraksi harga di bawah breakout point atau di atas breakdown point.

Cara Menyortir Saham Dengan MetaStock Terlengkap


Cara Menyortir Saham Dengan MetaStock Terlengkap – Metastock adalah alat untuk melakukan analisa teknikal saham yang paling popular. Banyak sekali keuntungan yang bisa kita dapatkan dari alat analisis teknikal metastock. Salah satu keuntungan metastock adalah proses analisis saham menjadi simple dan cepat. Berikut ini tips cara menyortir saham dengan metastock secara lengkap namun tetap simpel dan cepat
Saham di BEI +/- berjumlah 450 saham. Kalau kita harus menganalisis semuanya satu persatu tentu akan sangat merepotkan dan memakan banyak waktu.
Berikut tips cara menyortir saham dengan MetaStock, sehingga proses analisis saham menjadi lebih simpel dan cepat :
1. Jalankan MetaStock
2. Pilih Tools – The Explorer (icon bergambar binocular)
3. Pilih salah satu tools yang ada. Bisa menggunakan standar Explorer yang sudah tersedia di MetaStock atau hasil buatan sendiri atau menggunakan Add-on / plug-in / tools explorer yang ditambahkan ke dalam MetaStock seperti POWER Stock Filter (PSF) yang ada di INVESTIUM.
Pemilihan tools pada The Explorer ini disesuaikan dengan keinginan kita.
Karena semuanya tentu sangat menyukai saham2 pencetak profit tinggi, maka sebagai contoh kita
pilih kondisi ketika kita ingin menganalisis saham2 yang berpotensi breakout, karena saham2 inilah yang selalu mencetak profit sangat tinggi.
Contoh dari saham2 breakout ketika tulisan ini dibuat : JPFA, BYAN dan SHID berhasil mencetak profit di atas 40% atau saham seperti INTA yang mencetak profit > 70%.
Untuk memisahkan saham2 yg berpotensi breakout ini, kita pilih tool di The Explorer yg menyeleksi hanya saham2 yang harga terakhirnya berada di sekitar breakout point.
Dalam contoh ini kita pilih tool yang berasal dari POWER Stock Filter (PSF) yaitu : 01-POWER Breakout 10%.
(Promo mode :On :-) ).
Setelah dipilih 01-POWER Breakout 10%, kita tentukan saham2 yang akan difilter/disaring/disortir dengan 01-POWER Breakout 10% ini dengan cara klik Add Securities, kemudian pilih saham2 BEI yang biasa kita gunakan di MetaStock, lalu klik Open.
Kemudian mulai proses penyortiran dengan cara klik OK.
Setelah selesai, Klik Reports.
Selanjutnya akan muncul saham2 calon breakout.
Untuk memudahkan proses analisis, saham2 ini sebaiknya dipisahkan ke dalam folder tersendiri dengan cara :
Blok/pilih seluruh saham ini kemudian klik kanan dan pilih copy security, lalu tentukan folder tempat penyimpanannya, misal C:\breakout-stocks.
Jangan lupa juga beri tanda checklist pada kotak Copy Smart Chart supaya tampilan MetaStocknya sesuai dengan template kita, lalu klik OK.
Apabila folder ini belum ada sebelumnya, maka akan muncul pertanyaan : Create New Folder ? Jawab Yes.
Setelah itu kita tinggal buka di MetaStock, pilih folder C:\Breakout Stocks, lalu lakukan analisis terhadap saham2 calon breakout ini yang tentu saja jumlahnya jauh lebih sedikit daripada keseluruhan saham di BEI, sehingga proses analisis menjadi jauh lebih cepat daripada menganalisis keseluruhan saham2 BEI yang berjumlah +/- 450 saham.
Untuk melihat cara penggunaan PSF ini secara detail, bisa dilihat pada Panduan PSF yang bisa didownload di bawah ini:

Selain POWER Stock Filter (PSF), di dalam MetaStock sendiri sudah tersedia puluhan tools Explorer standar MetaStock yang bisa dicoba dan disesuaikan dengan keinginan kita.

Tuesday, March 19, 2013

Cara Memilih Sekuritas Dengan Benar Dan Strategis


Cara Memilih Sekuritas Dengan Benar Dan Strategis – Dalam menjalankan usaha trading, para trader saham sering sekali tidak menyadari apa – apa saja yang menjadi faktor penentu kesuksesan bertrading. Salah satu faktor yang sering tidak disadari para trader saham adalah pemilihan sekuritas yang benar dan strategis.
                                                                    
Berikut tips untuk memilih sekuritas yang baik / bahan pertimbangan dalam memilih sekuritas :

1. Carilah sekuritas yang memiliki reputasi yang baik.

2. Carilah sekuritas yang memiliki fasilitas online trading.

3. Fasilitas online tradingnya harus handal dan lancar, memiliki tools yang cukup lengkap, informatif, mudah digunakan serta memiliki tampilan yang baik. Bahkan kalau perlu memiliki fasilitas2 khusus seperti fasilitas alert, bisa set trailing stop, dll.

4. Fasilitas online trading bisa digunakan di banyak peralatan, seperti computer dan mobile phone atau blackberry.

5. Selain memiliki fasilitas online trading, akan lebih baik apabila sekuritas tsb juga memiliki galeri2 yang jumlahnya cukup banyak dan mudah dijangkau.

6. Carilah sekuritas dengan fee transaksi beli/jual yang murah dan tidak ada fee tambahan lainnya.
Fee Buy : biasanya di kisaran 0,15% sd 0,25%. dan Fee Jual : biasanya di kisaran 0,25% sd 0,35%.

7. Carilah sekuritas dengan sistem administrasi yang baik.

8. Carilah sekuritas dengan Sistem pelaporan dan konfirmasi yang baik.

9. Carilah sekuritas yang memiliki Customer Service yang ramah dan cepat dalam menanggapi keluhan2 atau pertanyaan.

10. Carilah sekuritas yang sering menjadi underwriter atau agen penjual saham2 IPO.

11. Carilah sekuritas yang memiliki manajemen yang kredibel.

12. Carilah sekuritas yang sering memberikan informasi mengenai market atau saham secara berkala dan akurat.

13. Carilah sekuritas yang memiliki fasilitas deposit dan withdraw dana dengan cepat.

14. Carilah sekuritas yang menggunakan rekening bank yang umum digunakan oleh banyak orang.
Akan lebih baik apabila sesuai dengan tempat kita biasa menyimpan dana.

15. Carilah sekuritas yang mendapat rekomendasi positif dari banyak penggunanya.

16. Apabila dana terbatas, carilah sekuritas yang mensyaratkan deposit awal seminimal mungkin. Umumnya : Rp. 10 sd 25 juta.

17. Jika memungkinkan untuk trial, lakukan trial terlebih dahulu.

Cara Mengetahui Tanda Rebound - Ampuh


Cara Mengetahui Tanda Rebound | Ampuh  - Mendapatkan profit yang besar bisa dilakukan, jika memebeli di saat yang tepat. Saat itu adalah dimana market sedang mengalami yang namanya REBOUND. Namun demikian, berlaku pula prinsip high risk, high return, sehingga apabila salah menentukan timing untuk buy, misal buy di saat market belum konfirm rebound, dan market turun lebih jauh, maka loss yang akan di dapat.

Hal ini biasanya terjadi karena hanya menebak2 tanpa dasar atau alasan yang jelas, bahwa harga saham telah sangat murah. Atau sering juga diibaratkan dengan seperti “menangkap pisau jatuh”.

Untuk menghindari hal ini, maka perlu dilakukan pengamatan dan analisis untuk melihat bahwa market telah benar2 rebound.

Salah satu tanda konfirmasi rebound yang paling gampang dikenali melalui fasilitas realtime trading yang ada di online trading, terutama untuk saham2 bermarket cap tinggi (blue chips) adalah yaitu semakin sedikit atau sudah tidak ada lagi bandar atau big player terutama “foreign trader / investor” yang melakukan “short” atau melepas sahamnya. Selain itu secara bersamaan, mulai terjadi atau mulai banyak big player terutama “foreign” juga yang buyback untuk mengcover shortsellnya atau menambah portfolionya.

Untuk menghindari jebakan pullback di tahap downtrending, tanda2 di atas harus dikonfirmasikan dengan posisi dari indeks atau saham terhadap support-resistance dari downtrend channelnya. Jika resistance tertembus, terutama dengan value transaksi yang meningkat, maka semakin konfirm rebound yang terjadi. Selain itu konfirmasi juga perlu dilakukan dengan tool2 analisis teknikal lain seperti indikator2 yang ada di MetaStock, yaitu MA, indikator Zigzag, indikator Parabolic-SAR, dll.

Selain itu perhatikan juga formasi candlestick yang terbentuk, apakah merupakan bullish pattern atau tidak.
Untuk mempelajari candlestick pattern ini, bisa dibaca di kumpulan ebook candlestick bullish & bearish pattern yang download linknya bisa dilihat di sini.

Kesimpulan : Beberapa tanda2 rebound adalah sbb :

1. Big Player “Foreign” / Asing : short << buy (long).
2. IHSG / saham breakout dari resistance downtrend channelnya.
3. Adanya konfirmasi tambahan dari indikator pendukung spt : Golden cross MA, Parabolic-SAR, Zigzag.
4. Terlihat adanya candlestick bullish pattern.

Saturday, March 16, 2013

Waktu Yang Tepat Bagi Pemula Memulai Bisnis Saham


Waktu Yang Tepat Para Pemula Memulai Bisnis Saham - Untuk menentukan kapan waktu yang tepat bagi pemula untuk masuk ke dunia saham baik sebagai trader atau investor bisa dilihat dari data statistik kondisi bursa selama beberapa tahun.
Berikut data kondisi market di BEI sejak 2003 sd 2010 :

Bulan
+ (Uptrend)
0 (Sideways)
- (Downtrend)
Jan
1
6
1
Feb
1
7
0
Mar
3
4
1
Apr
4
3
1
Mei
3
2
3
Jun
1
7
0
Jul
4
4
0
Agt
1
5
2
Sep
5
2
1
Okt
3
4
1
Nov
3
5
0
Des
6
2
0

Berdasar data di atas, waktu yang tepat bagi pemula untuk masuk ke bursa saham adalah sbb :
A. Sebagai Trader dengan sistem Buy High Sell Higher (POWER Traders atau Darvasers) :
Maret – April – Mei – Juli – September – Oktober – November – Desember
Catatan : Apabila pembelian dilakukan ketika breakout, maka resiko bagi trader tidak terlalu besar dan sebanding dengan potensi profit yang bisa diperoleh dalam waktu singkat.

Resiko apabila saham gagal breakout adalah saham terkoreksi dan masuk ke dalam sideways channel, tidak langsung ke downtrend channel, seperti pada sistem buy low sell high yang ada di bawah ini.

B. Sebagai Investor (Buy at Lowest Price) :
Januari – Februari – Maret – April – Mei – Juni – Agustus – September – Oktober
Catatan : Untuk buy @ lowest price sebaiknya harus dipastikan bahwa masa koreksi benar2 telah berhenti. Jangan sampai ” Menangkap Pisau Jatuh”.

Oleh karena itu tahap ini sebetulnya cukup beresiko. Jika salah timingnya, maka bisa loss besar. Namun sebaliknya jika timing tepat, maka potensi profit cukup besar, namun dalam waktu yang agak panjang. Karena reboundnya saham ke harga puncak biasanya berlangsung cukup lama.

C. Sebagai Swing Trader (Namun sebaiknya pemula menghindari hal ini) :
Februari – Juni
Catatan : Resiko cukup besar karena jika ternyata ketika buy @ support dan harga saham ternyata jatuh atau breakdown dari supportnya maka potensi loss cukup besar. Sebaliknya kalaupun timing buy tepat pada supportnya, maka potensi profit tidak terlalu besar karena setelah menyentuh resistance harga saham akan turun kembali. Oleh karena itu, resiko tidak sebanding dengan potensi profitnya.
CMIIW
Demikian, semoga bermanfaat.

Cara Mudah Memprediksi Arah Gerak IHSG ( LENGKAP )


Cara Mudah MemprediksiArah Gerak IHSG - Di saat adanya kondisi2 yang berdampak global, pergerakan arah IHSG biasanya sangat dipengaruhi oleh kondisi bursa2 di AS, Eropa dan Asia. Nilai Closed Indeks AS dan Eropa, serta Opening bursa Asia / Regional dan pergerakan Dow Futures biasanya mempengaruhi arah pergerakan IHSG di sesi I.
Sedangkan untuk opening bursa Eropa serta closed bursa Asia biasanya berpengaruh pada arah pergerakan IHSG di sesi II terutama menjelang closing market.

Secara teknis, berikut cara untuk memprediksi arah pergerakan market / IHSG.

A. Memprediksi Arah IHSG sebelum Opening Market

Untuk menentukan arah IHSG sebelum opening Market, bisa dilakukan dengan mengamati pergerakan dari bursa Asia / Regional, seperti Nikkei (Jepang), Hang Seng (Hongkong) dan Strait Times Index (Singapura) serta Dow Futures.

Data indeks regional ini bisa didapat dengan beberapa cara, yaitu :

1. Melalui fasilitas yang ada di software online trading.
Biasanya data indeks Asia dan Dow Futures serta S&P Futures ini ada di bagian Market Analysis – Indeks Regional.
2. Melalui website penyedia data indeks dunia seperti :


b. Website lain seperti :

Website penyedia data World Market Indices : http://www.indexq.org/wide.php

B. Memprediksi Arah IHSG menjelang Closing Market

Untuk menentukan arah IHSG menjelang Closing Market, bisa dilakukan dengan mengamati pergerakan dari bursa Eropa seperti FTSE 100 (London, Inggris), DAX (Jerman) dan CAC40 (Perancis).

Data indeks Eropa ini bisa didapat dengan beberapa cara, yaitu :



1. Melalui fasilitas yang ada di software online trading.

Biasanya data indeks Eropa seperti FTSE (London), DAX (Jerman), dan CAC40 (Perancis) ini ada di bagian Market Analysis – Indeks Regional.
2. Melalui website penyedia data indeks dunia seperti :



b. Website lain seperti :
Website penyedia data World Market Indices : http://www.indexq.org/wide.php
Sebagai perhatian, pengaruh indeks2 dunia atau regional biasanya hanya berpengaruh di saat kondisi market kurang stabil. Apabila kondisi market sedang stabil, misal : posisi IHSG sedang berada di tahap awal rally dan kondisi bursa dunia atau regional sedang sideways, maka biasanya cukup lemah korelasi antara IHSG dengan indeks2 lain.
Demikian, semoga bermanfaat.

Cara Mengetahui Harga Saham Naik atau Turun Tajam


Cara Mengetahui Harga Saham Naik atau Turun Tajam – Salah satu cara mengetahui harga saham naik atau turun secara tajam adalah dengan melihat tanda – tanda yang terjadi. Banyak sekali factor yang mempengaruhi naik turun harga saham dunia. Di saat rally atau drop dengan tajam, selain terjadinya breakout atau breakdown, juga adanya peningkatan volume atau value transaksi, ada faktor lain yang bisa dijadikan sebagai tanda atau indikasi awal bahwa suatu saham akan naik tinggi atau turun jauh.               


Faktor lain ini adalah terjadinya gap atau loncatan harga di opening market.
1. Gap Up
Jika terjadi gap-up atau loncatan naik, maka saham kemungkinan akan rally jauh.
Bisa di hari terjadinya gap-up atau di hari2 selanjutnya.
Contoh :
BBTN, di 11 Oktober 2011, Gap up dari 1.220 ke 1.250, 1 hari kemudian atau besoknya harga BBTN naik cukup tajam sampai sempat menyentuh level 1.470.

2. Gap Down
Sebaliknya Jika terjadi gap-down atau loncatan turun, maka saham kemungkinan akan drop/turun jauh. Bisa di hari terjadinya gap-down atau di hari2 selanjutnya.
Contoh :
BBTN, di 11 Oktober 2011, Gap down dari 1.390 ke 1.330, 4 hari kemudian harganya drop jauh dan sempat menyentuh level 1.000.
Untuk ilustrasi dari Gap up dan Gap Down pada BBTN ini, bisa dilihat pada gambar berikut :

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua