Saturday, January 19, 2013

Strategi Sukses Margin Trading Forex


Strategi Sukses Margin Trading Forex –  Keuntungan dan kerugian dalam bisnis adalah hal yang lumrah. Namun untuk bisnis trading forex, kita memerlukan sebuah sitem. System ini disebut dengan system margin trading. Dengan system margin trading kita akan dengan mudah menghitung keuntungan dan kerugian. Pada kesmpatan kali ini saya akan menshare kepada anda Strategi Sukses Dan Jitu Margin TradingForex.

Dalam kasus posisi GBP menguat menjadi USD 1.8950, apa yang harus dilakukan trader/investor? Melikuidasi? Menahan? Atau adakah keputusan lain? Dalam posisi demikian sebenarnya ada tiga strategi yang bisa diambil, yaitu:

ü      Tidak mengambil keputusan apa-apa (hold/menahan)
ü      Melikuidasi dan mengambil keuntungan bersih USD95,
ü      Melipatgandakan keuntungan dengan menginvestasikan kembali keuntungan yang diterima.

Jika trader mengambil keputusan pertama, berarti dia tidak mengubah portofolio. Keputusan demikian akan menghadapi dua kemungkinan. Pertama, GBP melemah dalam jangka waktu tertentu. Bila ini terjadi, trader bisa bertahan sampai harga mendekati USD 1.8850 kembali. Kedua, melakukan cut loss (memperkecil kerugian) sebelum merugi lebih besar.

Sebenarnya trader masih bisa memetik keuntungan, jika berhasil melikuidasi pada harga tertentu di atas USD 1.8850 (jangan lupa hitung fee, bunga dan pajak). Kemungkinan kedua, kurs GBP terus menguat. Kalau ini yang terjadi, trader bisa melakukan profit taking (memetik keuntungan) selama melakukan hold, dan kemungkinan bisa mendapatkan keuntungan sebesar sesuai yang direncanakan.

Bila keputusan kedua yang diambil seorang trader, berarti dia cukup puas dengan keuntungan USD95 (tanpa menginap). Dengan keputusan ini trader menikmati ROE 95%. Keputusan ini cukup menguntungkan bila trader mempunyai cukup informasi bahwa GBP sulit untuk menguat lagi.

Bagaimana kalau trader mengambil keputusan ketiga? Keputusan ini memang bisa memperbesar keuntungan. Namun, sebagaimana kaidah investasi, semakin besar keuntungan semakin besar pula resiko yang harus dihadapi. Pemilihan keputusan menginvestasikan kembali keuntungan ini memang cocok bagi mereka yang, bersikap spekulan, atau risk taker. Strategi menginvestasikan kembali keuntungan memang berpotensi melipatgandakan keuntungan yang didapat. Strategi ini adalah menggunakan keuntungan yang diperoleh, untuk membeli lagi GBP atau mata uang lain.

Pada strategi ini berarti trader akan terus menginvestasikan keuntungannya. Pada saat awalnya, misalnya pasa pukul 10.00 pagi, trader membeli 1 lot (USD10,000) GBP, dengan harga USD 1,8850. Dengan demikian total aset trader adalah USD 18,850 , dengan margin trading 1%, berarti modal yang dibutuhkan USD100. Selanjutnya, pada pukul 13.00, harga GBP naik menjadi USD1,8950. Pada posisi ini trader mengambil strategi menginvestasikan kembali keuntungannya, yaitu USD95 (melikuidasi dengan menjual GBP, kemudian membeli kembali pada harga baru). Unutk memudahkan, hasil perdagangan ini kita sebut saja trade I.

Laba dari trade I inilah yang digunakan untuk membeli GBP, yang sekarang harganya sudah USD 1.8950. Jadi trader menambah kepemilikan GBP sejumlah 1 lot lagi, menjadi 2 lot. Dengan demikian, total aset yang dimiliki trader sekarang adalah USD37.900 (USD20,000 x USD18,950). Berikutnya, misalnya, pada pukul 15.00, kurs GBP meningkat lagi menjadi USD1,9000. Apa yang terjadi jika trader tetap mempertahankan strategi menginvestasikan kembali keuntungannya? Kali ini, dengan naiknya GBP sebesar USD10.005 total aset meningkat menjadi USD38,000. Jika trader melakukan likuidasi pada trader II ini keuntungan yang diterima trader adalah USD100 (USD38,00 – USD37,900). Keuntungan pada trade II diinvestasikan kembali untuk membeli 1 lot GBP dengan harga USD1.9000. Dengan demikian aset trader kini menjadi 3 lot (USD30,000) dengan nilai USD57,000 (USD30,000 x USD 1,9000).

Misalnya, setelah ditunggu sampai penutupan pasar, kurs GBP tidak naik. Tapi trader tetap menahan posisinya, sehingga harus menginap (overnight) dan dikenakan bunga 0.56%. Tapi ada pukul 11.00 hari berikutnya, trader mendapati kurs GBP naik menjadi USD 1.9050. Karena sudah mendapati GBP naik terus-menerus, trader kita berpendapat GBP akan segera melemah, dan menurut hasil analisisnya memang menunjukan demikian. Untuk mengantisipasi kondisi itu, trader melikuidasi posisinya dengan menjual seluruh 3 lot GBP pada tradelll ini memberi keuntungan USD150. Dengan demikian, trader telah melipatgandakan modalnya dari USD100 menjadi USD443.42. Jadi, hanya dengan memulai investasi sebesar USD100, trader bisa menjadikan jumlah uangnya menjadi 3 kali lipat lebih atau 300% lebih hanya dalam waktu 24 jam. Inilah hebatnya, strategi margin trading.

Sumber : tokotuaforex.blogspot.com

0 comments:

Post a Comment